Langsung ke konten utama

Pidato ala Kadarnya

Ciptakan Lapangan Pekerjaan, Jangan Mau Jadi Pekerja

            Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
       Alhamdullillahirabbilalamin, pertama-tama marilah kita ucapkan rasa syukur kita terhadap rahmat  yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa yang telah mengizinkan dan memberikan kesempatan kepada kita semua pada pagi hari yang cerah, indah dan penuh berkah untuk berkumpul dalam acara festival pidato x.6.
            Pada kesempatan ini, tentunya ada maksud dan tujuan saya berdiri didepan para hadirin, yakni untuk menyampaikan suatu hal mengenai minimnya lapangan pekerjaan di Indonesia.
          Saya yakin pasti semua orang membutuhkan lapangan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tapi apakah semua orang yang lulus sarjana semuanya akan menjadi pekerja?
Padahal jika dipikir-pikir dalam 1 fakultas saja ada 80% mahasiswa yang  ingin menjadi profesor atau peneliti yang dibayar mahal untuk bekerja dibawah sebuah perusahaan. Pastinya Tak mungkin dapat menampung semua itu paling hanya 10-15% saja., sisanya tidak tahu kemana, mungkin jadi orang kantoran.
         Dari gambaran tersebut  kita dapat mengetahui bahwa betapa sedikitnya lapangan pekerjaan yang tersedia dibanding dengan pekerja.  Jangan sampai karena sedikitnya lapangan pekerjaan di Indonesia, kaum intelektual malah pergi ke luar negeri.
Tanpa kita sadari, kita itu terus dijajah secara perlahan. Seperti banyak produk asing masuk tapi kita terus mengkonsumsinya, apalagi bangga dengan barang yang dimiliki karena bermerk terkenal.Padahal mungkin saja perusahaan asing tersebut mempekerjakan orang Indonesia yang produknya akan dibeli oleh orang Indonesia sendiri dan keuntungannya diperoleh pihak asing. Merugikan bukan?
Jujur, pribadi saya sendiri merasa sedih melihat keadaan seperti ini. Kenapa tidak kita saja yang menciptakan lapangan pekerjaan, hasilnya kan jauh lebih baik, kita dapat menyelamatkan saudara kita untuk bekerja di perusahaan kita.
Untuk itu kita sebagai generasi muda jadikanlah diri kita sebagai penyedia lapangan pekerjaan Bukannya jadi pekerja. Belajar berbisnislah dari sekarang mulailah dari yang kecil sebagai latihan untuk masa depan.
Bagi yang beragama muslim, kita didunia ini memang harus menjadi khalifah atau pemimpin, serta berbisnis pun dianjurkan dalam islam. Penyedia lapangan pekerjaan ini termasuk bisnis yang sangat menguntungkan bagi diri sendiri, orang lain maupun negara. Jadi buatlah diri anda lebih bermanfaat untuk anda dan orang lain.
 Sepertinya cukup itu saja yang perlu saya sampaikan semoga pembicaraan saya tadi berguna. Mohon maaf jika ada kesalahan karena kebenaran memang datangnya hanya dari Allah. Terimakasih atas perhatiannya.

Wassalammualaikum warrahmatullah wabarakatuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Ujian Praktek SMA; Bersama Leonardus dan Priya

Berprahara Setegar Pujangga Putra Merah, merah Adalah duka dalam derita Berjuta jiwa berjuta nyawa Merah Mencapai hati menyerang nurani Saat tragedi kemanusiaan dimulai Tanjung Priok, Ambon dan Poso, trisakti ‘98 Tapi merah akan tetap teguh Surabaya 10 November, Jogja 5 Maret, Bandung Lautan Api Adalah bukti penyebab merah masih mengalir dalam denyut nadi pribumi Merah adalah cinta,  adalah amarah Yang mengantarkan nyawa mallaby jendral sekutunya bangsa jatuh ke neraka Merah adalah darah, Sipadan Ligitan hilang BUMN digadaikan Darah mu adalah hitam Birokrat, memakan uang rakyat, oknum pejabat, tak punya hati nurani Hitam Adalah hasrat, adalah kepentingan, adalah tawa diatas derita Hitam, akulah yang kau sebut hitam itu Akulah yang kau sebut keparat tak punya nurani itu Nurani Apa kabarmu nurani Masihkah ia hidup di negeri ini, ditanah ini Ketika budi pekerti hanyalah sampah Masih bernafaskah hati nurani ini Aku, Sang ...

KORUPSI ?? MENGAPA HARUS TERJADI !!

            Siapa sih yang tidak kenal dengan kata korupsi. Dialah si penyebab orang buta, yang buta hati, tak peduli, tak malu dengan perbuatan keji seperti itu. “Tanpa korupsi saya tidak akan bisa melakukan seperti yang saya mau tentunya” ujar setiap koruptor, Korupsi sendiri sangat disegani bagi para penimbun kekayaan, karena dengan keberadaannyalah dapat mengubah hidup para manusia yang tergiur dengan harta. Dengan uang, semua hal dapat dilakukan di Indonesia bahkan di muka bumi sekarang kita berdiri. Apapun itu dapat di beli dengan uang mulai dari barang, budaya, politik sampai hukum pun dapat dibeli terutama di Indonesia. Seakan akan mereka merasa sangat aman, karena masih memiliki kekasih semu mereka “uang”.             Korupsi pun akhirnya meraja lela di negeri yang terkenal dengan berjuta kekayaan alam yang melimpah. Tercatat oleh The World Justice Project, pada ta...