Langsung ke konten utama
INDEPENDENCE DAY

Assalamualaikum wr wb.

With all due respect to the honorable judges representing, to all of the teachers here attending, and to all of the audiences, ladies and gentlemen, good morning everyone!

First of all, let us thank Allah SWT which because of His blessings, we all can gather here on this event. Shalawat and prayer we will say to our greatest prophet, Muhammad SAW, his family, his friends, and all of his followers. Amien!

In this chance I would like to tell you my speech about the Indonesian 65th Independence Day.

In 65 years this nation has tasted its freedom. Struggle after struggle had been done to obtain this freedom. Sweat and blood had been sacrificed by our heroes, our people, so that the freedom could be realized. In 65years, Indonesia has celebrated the Independence Day. With honor, with joy, with happiness, and with the breeze of freedom right in our heart. And in 65 years already, we have built this country. In sadness and happiness, in hope and despair, in fate and love.

Yes, 65 years. In that length of time Indonesia should have grown up in many situations. In that length of time this country should have become one fabulous country and one of the biggest nation with the richness of its cultures. But it’s sad, so sad to see our Indonesia here nowadays where the civilians are poor, hunger’s in everywhere, corruption is in charge, our economy is getting worst day by day. In that length of time Indonesia should have not face any of those problems. Then why? Why the Land of Ibu Pertiwi that we loved so much is, becoming like this?!........


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Ujian Praktek SMA; Bersama Leonardus dan Priya

Berprahara Setegar Pujangga Putra Merah, merah Adalah duka dalam derita Berjuta jiwa berjuta nyawa Merah Mencapai hati menyerang nurani Saat tragedi kemanusiaan dimulai Tanjung Priok, Ambon dan Poso, trisakti ‘98 Tapi merah akan tetap teguh Surabaya 10 November, Jogja 5 Maret, Bandung Lautan Api Adalah bukti penyebab merah masih mengalir dalam denyut nadi pribumi Merah adalah cinta,  adalah amarah Yang mengantarkan nyawa mallaby jendral sekutunya bangsa jatuh ke neraka Merah adalah darah, Sipadan Ligitan hilang BUMN digadaikan Darah mu adalah hitam Birokrat, memakan uang rakyat, oknum pejabat, tak punya hati nurani Hitam Adalah hasrat, adalah kepentingan, adalah tawa diatas derita Hitam, akulah yang kau sebut hitam itu Akulah yang kau sebut keparat tak punya nurani itu Nurani Apa kabarmu nurani Masihkah ia hidup di negeri ini, ditanah ini Ketika budi pekerti hanyalah sampah Masih bernafaskah hati nurani ini Aku, Sang ...

KORUPSI ?? MENGAPA HARUS TERJADI !!

            Siapa sih yang tidak kenal dengan kata korupsi. Dialah si penyebab orang buta, yang buta hati, tak peduli, tak malu dengan perbuatan keji seperti itu. “Tanpa korupsi saya tidak akan bisa melakukan seperti yang saya mau tentunya” ujar setiap koruptor, Korupsi sendiri sangat disegani bagi para penimbun kekayaan, karena dengan keberadaannyalah dapat mengubah hidup para manusia yang tergiur dengan harta. Dengan uang, semua hal dapat dilakukan di Indonesia bahkan di muka bumi sekarang kita berdiri. Apapun itu dapat di beli dengan uang mulai dari barang, budaya, politik sampai hukum pun dapat dibeli terutama di Indonesia. Seakan akan mereka merasa sangat aman, karena masih memiliki kekasih semu mereka “uang”.             Korupsi pun akhirnya meraja lela di negeri yang terkenal dengan berjuta kekayaan alam yang melimpah. Tercatat oleh The World Justice Project, pada ta...