Langsung ke konten utama

Tunjukkan Kalo Kamu Bukan The Real "Anti Sosial"

ANSOS
The Most Impactful Anti Sosial App

Ide ini dilatar belakangi karena semakin menurunnya kepedulian dan kepekaan pengguna sosmed di lingkungan sekitar akibat dari sarana komunikasi jarak jauh yang sangat mudah (cukup ketik dan tatap layar gadget). Padahal lingkungan sosial yang sebenarnya adalah lingkungan sosial di dunia nyata, bersama orang-orang dan masyarakat sesungguhnya yang melibatkan emosional dan arti bersosial sebenarnya. Aplikasi yang mengetahui seberapa besarnya tingkat ke-ansos-an (baca antisosial) kamu di dunia nyata. Dengan aplikasi ini setiap pengguna ditantang untuk berkomunikasi dengan orang disekitar yang terdeteksi oleh sesama pengguna app AnSos dengan berfoto, berbincang, menegur sapa ataupun fitur lain. Sehingga apabila pengguna telah bersosial kepada tiap pengguna maka app ini akan langsung menandai –automatically- kalau pengguna telah bersosial dengan tiap pengguna tadi. Setelah sekian dari sekian orang yang telah diajak bersosialisasi maka pengguna dapat diketahui seberapa tingginya tingkat anti sosial mereka di sekitar dan otomatis setiap aktivitas bersosial antar penggunanya akan update (dengan seizin) bahwa dia telah bersosial dengan pengguna lain via media sosial. Sehingga dapat diketahui tingkat antisosial tiap pengguna kepada seluruh khalayak dunia maya apakah aku terbukti sebagai manusia antisosial atau prososial sebenarnya. Kedepannya app ini dapat bekerja sama dengan sosmed lain untuk mengetahui tingkat ke-ansos-an pengguna sosmed yang bersangkutan secara real time, dengan harapan penambahan opsi status tersebut mengurangi kesamaran dari pengguna dunia maya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Ujian Praktek SMA; Bersama Leonardus dan Priya

Berprahara Setegar Pujangga Putra Merah, merah Adalah duka dalam derita Berjuta jiwa berjuta nyawa Merah Mencapai hati menyerang nurani Saat tragedi kemanusiaan dimulai Tanjung Priok, Ambon dan Poso, trisakti ‘98 Tapi merah akan tetap teguh Surabaya 10 November, Jogja 5 Maret, Bandung Lautan Api Adalah bukti penyebab merah masih mengalir dalam denyut nadi pribumi Merah adalah cinta,  adalah amarah Yang mengantarkan nyawa mallaby jendral sekutunya bangsa jatuh ke neraka Merah adalah darah, Sipadan Ligitan hilang BUMN digadaikan Darah mu adalah hitam Birokrat, memakan uang rakyat, oknum pejabat, tak punya hati nurani Hitam Adalah hasrat, adalah kepentingan, adalah tawa diatas derita Hitam, akulah yang kau sebut hitam itu Akulah yang kau sebut keparat tak punya nurani itu Nurani Apa kabarmu nurani Masihkah ia hidup di negeri ini, ditanah ini Ketika budi pekerti hanyalah sampah Masih bernafaskah hati nurani ini Aku, Sang ...

KORUPSI ?? MENGAPA HARUS TERJADI !!

            Siapa sih yang tidak kenal dengan kata korupsi. Dialah si penyebab orang buta, yang buta hati, tak peduli, tak malu dengan perbuatan keji seperti itu. “Tanpa korupsi saya tidak akan bisa melakukan seperti yang saya mau tentunya” ujar setiap koruptor, Korupsi sendiri sangat disegani bagi para penimbun kekayaan, karena dengan keberadaannyalah dapat mengubah hidup para manusia yang tergiur dengan harta. Dengan uang, semua hal dapat dilakukan di Indonesia bahkan di muka bumi sekarang kita berdiri. Apapun itu dapat di beli dengan uang mulai dari barang, budaya, politik sampai hukum pun dapat dibeli terutama di Indonesia. Seakan akan mereka merasa sangat aman, karena masih memiliki kekasih semu mereka “uang”.             Korupsi pun akhirnya meraja lela di negeri yang terkenal dengan berjuta kekayaan alam yang melimpah. Tercatat oleh The World Justice Project, pada ta...